Salam satu jiwa, kekeluargaan dan persaudaraan....
Dan yang pasti Salam Rimba untuk para pecinta alam!!!^_^
Dalam postingan kali ini saya akan menulis sesuatu tentang organisasi yang sudah saya anggap sebagai keluarga kedua saya Remaja SMA Pecinta Alam atau lebih kenal dengan singkatan Resmapala dan biasa dipanggil dengan sebitan Resma. Seperti organisasi-organisasi lain Pecinta Alam juga punya Kode Etik lhoooooo......Para Petualang Sejati masih ingatkah butir-butir rangkaian kalimat dibawah ini????
KODE PECINTA ALAM INDONESIA :
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
Pecinta Alam Indonesia adalah bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, bangsa, dan tanah air
Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam adalah sebagian dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah yang Mahakuasa Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran
menyatakan :
- Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam
sesuai dengan kebutuhannya - Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
- Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat
sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya - Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam
sesuai dengan azas pecinta alam - Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan
pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air - Selesai
Itu adalah hal yang wajib dihafalkan, dipahami dan dilaksanakan bagi seluruh pecinta alam di Indonesia, itu baru sebagian kecil dari banyak materi yang harus dihafalkan dan dimengerti oleh anggota Resmapala.
Resmapala sebuah organisasi pecinta alam untuk siswa-siswi SMA Negeri 1 Kawedanan (meskipun sekarang kurang diakui). Berdiri pada tanggal 12 April 1993, sekarang sudah memasuki generasi ke-17. Meskipun legalitas tidak di dapat dari sekolah kami tetap mampuberdiri meskipun agak sempoyongan. Dalam hal ini peran para alumni sangat berperan ekstra lebih. Tanpa mereka mungkin Resmapala tinggallah sejarah tanpa ada penerus.
Setiap minggu pasti punya jadwal rutin untuk latihan bersama. Dalam latihan ini, ada banyak sekali kegiatan yang bisa dikatakan menguras tenaga dan otak. Setiap kali pertemuan anggota Resmapala selalu dipersiapkan untuk kegiatan ke depan. Kegiatan seperti mendaki gunung, yang mungkin banyak orang menyepelekan (halah hanya naik gunung saja) itu juga perlu persiapan yang cukup lama supaya badan ini tak terkejut dengan medan yang memang berbeda 180 derajat dengan bayangan orang awam pada umumnya. Kegiatan rutin selalu diawali dengan pemanasan. Kebanyakan orang sering menyepelekan bagian ini dan kurang percaya jika dibilangin soal efek negative jika tidak melakukan pemanasan.
Kegiatan yang pasti masuk agenda Resmapala setiap tahunnya adalah Diklat (jumlah diklat bisa menyesuaikan sesuai situasi dan kondisi), main tali dan muncak ke Lawu sebagai penutup kegiatan. Diklat, sesuai dengan namanya, kegiatan ini semacam ujian untuk para calon anggota. Materi yang diujikan bisa berupa praktek maupun teori. Kegiatan ini biasa berlangsung sekitar 2 sampai 3 hari, dalam keadaaan tertentu bisa juga hanya 1 hari. Semakin sedikit jumlah hari biasanya pasti lebih melelahkan, karena jumlah yang dujikan tetaplah sama. Semua materi yang pernah dicatatkan biasanya itu dibuat sebuah pertanyaan, jika ada kesalahan hukumannya menggunakan satuan 'set'. 1 set hukuman setara dengan 15 push up dan 15 sit up.
Main tali merupakan menu yang wajib dikuasai oleh semua anggota Resmapala. Kegiatan ini begitu menyenangkan karena hampir mirip dengan permainan meskipun sedikit menyeramkan karena kita terjun dari ketinggian beberapa meter hanya bergantung pada tali. Dalam hal ini biasanya Resmapala biasa praktek langsung di sebuah jembatan di sekitar sekolah. Kalau praktek pada medan langsung kaya gini, apalagi disebuah jembatan (ada jembatan pasti ada sungai dong) gak hanya yang takut ketinggian aja yang berfikir panjang untuk kegiatan ini, akan tetapi juga pada mereka yang sedikit bermasalah dengan yang namanya kedalaman. Meskipun seseorang selamat dari phobia ktinggian belum tentu selamat dari phobia kedalaman. Tapi tenang, semua itu pasti ada sie keamanannya kok..jadi kamu akan terus dibimbing sampai kau berhasil melalui ujian ini.
Yang terakhir dan sebagai penutup adalah muncak. Muncak ini biasa sebagai 'iming-iming' atas keberhasilan seorang anggota yang telah menempuh kegiatan hingga akhir dan kemudian resmi jadi seorang anggota. Muncak biasanya dilakukan di gunung lawu. Dengan melalui rute cemoro sewu biasanya para calon pemegang KTA resmi Resmapala ini sangat bersemangat sekali karena memang inilah kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu. Kegiatan ini berlangsung sekitar 3 sampai 5 hari. Tergantung ingin berapa lama kita berada dipuncak, termasuk sikon anggota yang ikut juga sangat diperhitungkan.
Itu adalah kegiatan rutin untuk para calon anggota. Kalau untuk semua anggota, semacam reuni atau ngumpul-ngumpul itu yang resmi diadakan setiap lebaran sekalian halal bihalal. Kalau yang tidak resmi ya bisa kapan aja dan dimana aja, namanya juga pecinta alam.
Salam Rimba!!
Jangan mengambil sesuatu kecuali gambar
Jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak dan
Jangan membakar sesuatu kecuali semangat
Vaaaaa Resmapala Goooo!!!!
